Kegunaan Kiprok dan Gejala Kerusakan Kiprok - Kelas Hiro

Wednesday, May 5, 2021

Kegunaan Kiprok dan Gejala Kerusakan Kiprok

Kelashiro.com - Pada komponen kendaraan bermotor semua sangatlah penting dan dibutuhkan, dan memang wajib untk di jaga dan dirawat secara teratur. Salah satu komponen kelistrikan yang biasanya penting untuk diperhatikan dalam hal ini ialah battery. Namun, komponen lain tidak kalah penting juga yaitu Regulator/Rectifier/Kiprok.
Kiprok sangatlah berpengaruh terhadap awet atau cepat rusaknya sebuah battery . Dan juga, komponen inilah yang biasanya wajib diperiksa saat terjadi masalah pada kelistrikan motor ataupun pengapian. Lantas, sebetulnya komponen ini memiliki kegunaan untuk apa ? 

Berikut ini akan kami sampaikan kepada kalian semua.

Fungsi Kiprok
Berbicara tentang pentingnya Rectifier, kalian juga wajib pahham sebetulnya kegunaan dari Kiprok. Dijelaskan oleh seorang teknisi kalau komponen ini digunakan untuk menyetabilkan arus dan tegangan yang engalir dan selanjutnya dialihkan ke battery.

Jika arus ini terlalu besar mengalir ke battery, bisa terjadi kondisi over change. Begitu juga jika arus yang meengalir ke battery terlalu kecil, maka hal tersebut akan dan membuat battery jadi tekor. Demikian, tegangan dan arus yang mengalir selanjutnya dialirkan ke battery.

Namun, komponen mesin ini memiliki fungsi lain, yaitu mengubah arah arus menjadi satu arah. Arus AC ( Alternating Current) yang diciptakan oleh spul ini kemudian diubah menjadi Arus DC ( Direct Current ). Dalm hal ini terjadi dikarenakan arus yang masuk ke battery harus dalam keadaan arus DC.

Jika tipr motor kalian termasuk kedalam motor dengan jenis lampu depan menyala, maka fungsi kiprok atau Rectifier ini ialah menyetabilkan arus ke lampu. Jika arus yang masuk berlebihan, akan diatur otomatis dengan akibat bohlam lampu bisa putus dan lampu tidak menyala.

Gelaja Kerusakan Pada Rectifier
Setiap komponen kendaraan bermotor bisa mengalami kerusakan. Hal ini lah yang bisa disebabkan oelh banyak gejala, baik karena kurang perawatan ataupun karena memang sudah aus. Rectifier ialah komponen yang berperan penting jika rusak harus segera diganti.

Jika kondisi ini terjadi, maka akan tergangguna sistem kelistrikan kendaraan kalian. Biasanya komponen kelistrikan ini cepat rusak jika kalian sering memicu kendaraan dengan kecepatan yang tinggi. Alhasilnya, Kiprok akan mudah overheating.
  • Lampu Beberapa Kali Mati
Tanda rusak yang pertama ialah lampu sering mati walaupun sudah diganti dengan yang baru. Cirinya bisa kalian lihat dari lampunya yang mana tiba-tiba mati saat sedang berkendara dengan kecepatan yang tinggi. Akibatnya, Kiprok tidak bisa membatasi tegangan masuk ke bagian lampu.

Jika terjadi hal seperti ini maka lampu motor seketika akan putus, Hal inilah yang dapat disimpulkan. Lalu solusinya sebaiknya kalian melakukan pemeriksaan tegangan lampu. Bandingkan dengan lampu yang memiliki teganagn normal yaitu 12-14 volt.
  • Komponen Battery Tekor
Keadaan yang mana dapat membuat aki atau battery tekor ialah menjadi salah satu penyebab terjadi nya kerusakan pada komponen Kiprok ini. Gejala ini bisa kalian kenali sebelum kendaraan ini berjalan. 

Saat stabil komponen kelistrikan ini rusak, maka input listrik tidak bisa menutup kalistrikan motor secara sempurna. Berbeda saat dalam kondisi yang baik, tegangan battery ini akan stabil di angka 12 Volt.

Dampak yang nantinya akan timbul ialah listrik dalam battery ini akan terkuras. Sehingga battery akan Drop. Dan akan membuat starter motor mati lalu klakson sember. Tidak sapai battery Drop saja dan pada akhirnya Kiprok akan Padam.

Dengan kata lain jangan buru-buru mengganti Battery nya silahkan cba ganti Kiproknya terlebih dahulu.
  • Tampilan Lampu Redup
Gejala yang lain ialah lampu akan terlihat redup. Jika kalian menyalakan komponen yang berhubungan dengan kelistrikan, Kondisi ini akan dapat mempengaruhi cahaya lampu. Namun, saat kalian hendak akan mengendarai motor dengan RPM yang tinggi lampu ini akan malah menyala terang.

Uasahakan saat menggunakan kendaraan sepeda motor dalam kondisi kecepatan yang santai atau standar saja karena akan dapat menghemat atau merawat kiproknya.
  • Sepeda Motor Mendadak Mati
Sewaktu Rectifier atau Kiprok ini mati, maka semua komponen kelistrikan akan tidak berfungsi. Sebabnya, komponen ini tidak akan mendapatkan pasokan listrik. Hal ini akan mengakibatkan tegangan aki menjadi drop dan sepeda motor akan mati atau mogok.
Comments


EmoticonEmoticon