Newsletter

If you like articles on this blog, please subscribe for free via email.

Menyimpan Dokumen Save dan Save As

Sewaktu kalian hendak akan membuat sebuah dokumen terbaru pada Microsoft Word, Maka kalian diharuskan untuk mengetahui tentang bagaimana cara untuk daoat menyimpan data sehingga nantinya kalian akan dapat mengakses dan juga mengeditnya nanti. Seperti pada versi Word yang lainnya, Kalian akan dapat menyimpan file Wordnya ke komputer yang di gunakan. Selain dapat menyimpan di Komputer maka kalian juga dapat menyimpan di OneDrive. 
Save dan Save As
Microsoft Word telah menawarkan dua cara untuk dapat menyimpan file, seperti Save dan Save As. Pilihan ini dapat bekerja dengan cara yang sama, dan ada beberapa perbedaan penting.
  • Save: Ketika kalian hendak akan membuat atau mengedit dokumen, Kalian nantinya akan dapat menggunakan perintah Save untuk dapat menyimpan semua perubahan. Ketika kalian hendak akan menyimpan file, Kalian hanya perlu untuk memilih nama file yang dimaksudkan serta lokasi untuk pertama kalinya. Dan, Kalian bisa langsung untuk klik perintah Save untuk dapat menyimpan dengan nama dan lokasi yang sama.
  • Save As: Kalian akan dapat menggunakan perintah ini untuk dapat membuat salinan dari dokumen untuk menjaga file aslinya. Bila Kalian hendak akan menggunakan Save As, Kalian di haruskan untuk nantinya memilih nama dan juga memilih lokasi yang berbeda untuk dapat versi file yang disalin.
Tentang OneDrive
Kebanyakan fitur yang ada di Microsoft Office, termasuk dalam microsoft Word, diarahkan untuk dapat menyimpan dan juga berbagi dokumen secara online. Hal ini dapat dilakukan dengan bantuan dari  OneDrive, yang mana merupakan ruang untuk penyimpanan online untuk dokumen dan juga file. Jika kalian ingin menggunakan OneDrive, pastikan kalian masuk ke microsoft Word dengan akun Microsoft yang kalian miliki.

Menyimpan dokumen:
Sangat penting untuk pengguna terkait dengan menyimpan dokumen kalian dalam setiap kali kalian hendak akan memulai sebuah proyek baru atau melakukan perubahan terhadap file yang sudah ada. Menyimpan diawal waktu dan juga sesering mungkin untuk nandinya dapat mencegah terjadinya kehilangan data. 
  • Cari dan pilih perintah Save pada bagian Quick Access Toolbar.

  • Jika kalian menyimpan file untuk pertama kalinya, pada bagian dari panel Save As akan muncul dalam tampilan Backstage.
  • Lalu kemudian kalian harus memilih dimana ingin menyimpan file dan juga ingin memberikan nama file. Silahkan kalian klik Browse untuk dapat memilih lokasi di komputer. Selain itu, bisa menggunakan OneDrive.
  • Pada bagian dari kotak dialog Save As akan muncul nantinya. Silahkan pilih lokasi di mana kalian hendak ingin menyimpan dokumen yang dimaksud.
  • Lalu, Masukkan nama file yang di maksud pada dokumen, lalu kalian bisa klik Save.
  • Dokumen nantinya akan dapat disimpan. kalian bisa klik perintah Save kembali untuk dapat menyimpan perubahan seperti halnya kalian mengedit dokumen.
Save As untuk dapat membuat salinan
Jika kalian hendak menginginkan untuk dapat menyimpan file dengan versi yang berbeda dari dokumen yang sama, Maka kalian dapat melakukan hal tersebut.

Untuk dapat melakukan hal ini, maka kalian hanya cukup melakukan cara dengan mengklik perintah Save As pada tampilan Backstage. Sama seperti saat hendak akan menyimpan file untuk pertama kalinya.
Mengubah lokasi yang default penyimpanan:
Jika kalian tidak menginginkan menggunakan OneDrive, Maka kalian akan dapat menggunakan penyimpanan secara default dengan menggunakan komputer. Seandainya kalian tidak ingin menggunakan secara default yang di maksudkan, maka kalian dapat menyetting atau menyetel kembali.

  • Klik pada tab File untuk dapat mengakses tampilan Backstagenya.


  • Klik pada bagian Options.
  • Kotak dialog yang ada Di Microsoft Word Options akan muncul. Pilih Save pada bagian sebelah kiri, centang kotak di samping Save to Computer secara default, dan kemudian klik OK. Default menyimpan lokasi akan berubah.

AutoRecover
Microsoft Word secara otomatis menyimpan dokumen yang ada ke folder sementara ketika kalian hendak bekerja pada mereka. Jika kalian lupa untuk menyimpan perubahan atau jika terdapat Microsoft  Word crash, dapat memulihkan file menggunakan AutoRecover.

Menggunakan AutoRecover:
  • Buka bagian dari Microsoft Word. Jika file versi autosave yang ditemukan, pada panel Document Recovery akan muncul di bagian dari sebelah kiri.
  • Klik untuk membuka file yang tersedia. Dokumen akan dipulihkan.

Mengekspor dokumen
Secara default, dokumen dari Microsoft Word disimpan dalam jenis file .docx. Akan tetapi, ada kalanya kalian juga perlu untuk menggunakan jenis file lain, seperti pada PDF atau Microsoft Word 97-2003. Sangat mudah untuk nantinya dapat mengekspor dokumen Kalian dari Microsoft Word untuk berbagai jenis file.

Mengekspor dokumen sebagai file PDF:
Mengekspor dokumen sebagai dokumen pada software Adobe Acrobat, yang mana pada umumnya dikenal sebagai dengan file PDF, dapat sangat berguna jika kalian hendak akan berbagi dokumen dengan seseorang yang tidak memiliki Microsoft Word pada komputernya. Sebuah file PDF akan dapat memungkinkan bagi penerima untuk tetap dapat melihat, akan tetapi tidak bisa mengedit isi dari dokumen.

  • Klik tab File untuk mengakses tampilan Backstage, pilih Export, kemudian pilih Create PDF / XPS.


  • Pada bagian kotak dialog dari Save As yang akan muncul. Pilih lokasi di mana kalian ingin mengekspor dokumen, masukkan nama file, kemudian klik Publish. mengekspor dokumen sebagai file PDF.

Mengekspor dokumen dengan jenis file lainnya:
Kalian nantinya akan dapat mungkinkan fungsinya sangat membantu jikalau, kalian hendak akan mengekspor dokumen kalian ke jenis file lain, seperti dokumen dari Microsoft Word 97-2003 jika Kalian perlu berbagi dengan orang-orang menggunakan versi lama dari Word atau sebagai file .txt jika kalian ingin memerlukan versi plain-text dokumen.
  • Klik tab File untuk mengakses tampilan Backstage, pilih Export, lalu pilih Change File Type.
  • Pilih jenis file, lalu klik Save As.
  • Pada kotak dialog Save As akan muncul nantinya. Pilih lokasi di mana kalian hendak akan mengekspor dokumen, ketikkan nama file, lalu klik Save.
Berbagi dokumen:
  • Klik tab File untuk mengakses tampilan Backstage, kemudian klik Share.
  • Panel Share akan muncul.
Berikut adalah cara yang berbeda untuk berbagi dokumen.
  • Share Options: panel ini akan dapat berubah tergantung dari pada metode berbagi yang telah kalian pilih. Nantinya kalian akan mendapatkan berbagai macam pilihan untuk dapat mengontrol bagaimana kalian hendak akan berbagi presentasinya.
  • Share with People: Dari sini, Kalian nantinya akan mendapatkan undangan dari orang lain untuk dapat melihat atau mengedit dokumen tersebut. disarankan untuk tetap mengunakan pilihan ini karena dapat memberikan tingkat kontrol dan privasi yang terbesar ketika berbagi dokumen.
  • Email: Dari sini, dapat berbagi dokumen kalian langsung melalui Microsoft Outlook.
  • Present Online: Dari sini, dapat berbagi dokumen kalian secara online sebagai presentasi yang hidup. Microsoft Word akan dapat menghasilkan link lain yang bisa terbuka di web browser mereka.
  • Posting ke Blog: Dari sini, kalian nantinya akan mendapatkan kegunaan dari Microsoft Word untuk dapat memasukkan langsung ke blog Kalian jika, kalian menggunakan salah satu situs blogging yang didukung seperti pada Blog SharePoint, Wordpress, atau Blogger.
Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.
Load comments

Comments