Newsletter

If you like articles on this blog, please subscribe for free via email.

Perawatan Kerja Gas Tangan Sepeda Motor

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa informasi terkait dengan perawatan pada bagian Gas, atau bagaimana cara melakukan pemeriksaan terhadap cara kerja dari Gas tangan pada kendaraan Sepeda Motor.

Kami harapkan dengan kehadiran artikel ini dapat membantu kalian semua dalam menemukan jalan keluarnya.

Pemeriksaan Terhadap Cara Kerja Gas Tangan
  • Periksa apakah pada putaran gas tangan dapat bekerja secara lancar serta dapat secara halus sewaktu membuka dengan penuh dan menutup kembali secara otomatis pada semua stang kemudi.
  • Lakukan periksa pada kabel gas dari kerusakan, lekukan atau keretakan. Ganti jika sudah rusak, terdapat lekukan atau terdapat retakan.
  • Lumasi bagian dari kabel gas jika cara kerja gas tangan tidak lancar (tersa berat)
  • Lakukan pengukuran terhadap jarak main bebas gas tangan pada ujung sebelah dalam gas tangan. Jarak main bebas : 2 – 6 mm.
  • Jarak pada main bebas gas tangan dapat disetel melalui penyetel gas tangan.
  • Lepaskan bagian dari penutup debu pada penyetel
  • Setel pada jarak main bebas dengan melonggarkan bagian dari mur pengunci dan juga memutar penyetel
  • Lakukan periksaan ulang cara kerja gas tangan.
  • Lakukan pergantian jika memang perlu, komponen-komponen (parts) yang rusak.
Service Sistem EFI atau PGM-FI

  • Pastikan kalian sudah membuang tekanan bahan bakar sementara mesin sewaktu dalam keadaan mati.
  • Sebelum melepaskan bagian dari part fuel feed hose (slang penyaluran bahan bakar), buanglah tekanan yang datang dari sistem dengan melepaskan quick connector fitting (peralatan penyambungan dengan cepat) pada fuel pump (pompa bahan bakar)
  • Jangan tutup throttle valve secara mendadak sewaktu dari posisi terbuka penuh ke tertutup penuh setelah throttle cable (kabelgas tangan) telah di lepaskan. Hal ini akan dapat mengakibatkan putaran stasioner yang tidak tepat
  • Programmed fuel injection (PGM-FI) system sudah dilengkapi dengan Self-Diagnostic System (sistem pendiagnosaan sendiri) yang telah diuraikan. Jika malfunction indicator (MIL) (lampu indikator kegagalan pemakaian) berkedip-kedip, ikuti Self- Diagnostic Procedures (prosedur pendiagnosaan sendiri) untuk memperbaiki persoalan.
  • Sebuah sistem PGM – FI yang tidak dapat bekerja dengan baik seringkali di sebabkan oleh adanya hubungan yang buruk atau konektornya yang berkarat. Periksalah setiap dari hubungan-hubungan ini sebelum melanjutkan.
Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga informasi terkait dengan perawatan Gas ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.
Load comments

Comments