Newsletter

If you like articles on this blog, please subscribe for free via email.

Lingkungan yang aman

3. Lingkungan yang aman (Environmental Safety).

Lingkungan disekitar tempat kerja kalian akan sangat dapat mempengaruhi kesehatan dan keamanan kerja (safety). Ada tiga faktor utama yang mempengaruhi lingkungan :
  • Temperatur.
  • Pencahayaan (Lighting).
  • Kebisingan (Noise).
a. Temperatur.

Temperatur yang cocok di tempat kerja ialah antara 20 derajat celsius sampai dengan 25 derajat celsius untuk orang yang sedang melakukan pekerjaan ringan. Untuk yang sedang melakukan pekerjaan berat harus dibawah 20 derajat celsius, hindari kelebihan panas pada tubuh kalian. Kelebihan panas atau dingin akan menyebabkan kehilangan konsentrasi kerja dan akan menyebabkan kecelakaan.


b. Pencahayaan (Lighting).

Untuk melakukan pekerjaan yang efektif, akurat dan aman anda membutuhkan kondisi penglihatan yang baik. Pencahayaan yang tidak baik dapat menyebabkan kelelahan, masalah penglihatan yang berkepanjangan, ketegangan mata, sakit kepala dan kecelakaan. Kalian akan dapat tertolong dengan merealisasikan kondisi penerangan yang baik.
  • Penggunaan cahaya yang tersedia :
Kebanyakan tempat kerja memiliki pencahayaan alami dari jendela, pencahayaan buatan dari atas dan pencahayaan lokal untuk pekerjaan khusus. Kalian diharuskan untuk dapat menggunakan sumber pencahayaan tersebut :
    • Menggambar sebaiknya dibelakang gorden jendela.
    • Yakinkan pencahayaan buatan dari atas memadai.
    • Menggunakan lampu khusus untuk pekerjaan di tempat tertutup.
Matikan lampu jika Kalian sudah tidak menggunakannya, tetapi jangan coba-coba untuk menghemat uang dengan tidak menggunakan lampu, kesehatan anda jauh lebih penting.
  • Pemeliharaan Pencahayaan :
Kecerahan sumber cahaya dapat berkurang diatas 50% jika lampu pencahayaan sudah kotor dan lama. Kalian akan dapat memelihara pencahayaan tersebut dengan :
    • Mengganti lampu yang rusak
    • Memperbaiki lampu secara berkala
    • Jagalah kebersihan jendela dan sumber pencahayaan
    • Laporkan jika area tertentu illuminasinya tidak bagus

c. Kebisingan (Noise).

Suara yang tidak kita sukai disebut kebisingan (noise), tetapi ini sering sekali menjadi kecenderungan personal. Sebagai contoh seseorang barangkali menganggap bahwa musik rock heavy-metal merupakan kebisingan (noise). Bagaimanapun juga ketinggian kekuatan (level) suara atau kebisingan
membahayakan.
  • Pengaruh kebisingan yang berlebihan :
Kebisingan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada telingga kalian, meningkatkan tingkat emosi (stress) dan mengurangi konsentrasi. Membuat orang kesukaran berkomunikasi yang dapat menyebabkan kesalah fahaman dengan orang lain yang akan mengakibatkan kecelakaan atau efesiensi kerja menjadi tidak baik.

Kebisingan dari bengkel kerja pelat adalah cukup keras bisa menyebabkan cidera pada pendengaran, sedangkan kebisingan dari pengelingan (rivet hammer) adalah diatas ambang dasar rasa sakit secara ekstrim berbahaya. Latar belakang kebisingan yang akan menampak gangguan pada waktu tertentu, dapat menyebabkan cidera pendengaran jika anda mengalaminya bertahun-tahun.
  • Memproteksi kebisingan :
Cara terbaik memproteksi kebisingan yang baik adalah mengurangi sumber kebisingan pada tingkat yang aman. Ini dapat direalisasikan dengan :
    • Menggunakan mesin peredam atau metoda bekerja
    • Mengurangi getaran mesin dengan peredam
    • Menjauhkan mesin yang bising jauh dari manusia
    • Menutup mesin yang bising
Kalian akan dapat menggunakan pelindung telingga (ear protector). Kesadaran dengan menggunakan pelindung telingga saat bekerja jika digunakan untuk selama waktu bekerja. Jika anda membukanya untuk waktu yang singkat pendengaran kalian masih berbahaya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan terkait dengan Pembahasan Lingkungan yang aman. Semoga informasi ini dapat membantu kalian semua.
Load comments

Comments