Newsletter

If you like articles on this blog, please subscribe for free via email.

Komponen Sistem Bahan Bakar pada PGM FI

Pada kesempatan kali ini kami akan melakukan sharing terkait dengan Tune-up atau yang di kenal dengan nama lain adalah perawatan secara berkala. Namun, di pertemuan ini tidak akan kami bahas secara keseluruhan.

Jenis pembahasannya adalah bertahap tentunya, kami akan mulai dari Saluran Bahan Bakar terlebih dahulu. Namun, wajib kalian perhatikan terkait dengan komponen yang ada pada saluran bahan bakar antara lain ialah :
  • Fuel pump module
  • Pressure regulator
  • Fuel feed hose
  • Injektor
  • Throttle body sensor unit
  • Engine control module
Fuel Pump Module.
Dipergunakan untuk dapat memompa serta di haruskan untuk dapat mengalirkan bahan bakar dari tangki ke injektor sesuai dengan kebutuhan mesin yang di kendalikan oleh ECM. pompa bahan bahan bakar merupakan sebuah impeller (turbin). Pompa yang di gerak kan oleh motor 12v-DC memiliki tekanan konstan 294 kpa (3,0kgf/cm²)

Fuel pump module pompa bahan bakar di pasang letaknya berada di dalam tangki, komponen ini juga terdiri dari beberapa bagian, fuel suction filter, pompa, fuel pressure regulator dan float atau pelampung bensin.

Fungsi dari fuel suction filter sendiri yaitu dapat mencegah masuknya kotoran atau partikel partikel ke dalam saluran bahan bakar, dapat disebut juga sebagai saringan bahan bakar. Pergantian filter setiap 48.000 km

Fuel pump atau pompa memiliki fungsi memompa dan mengalirkan bahan bakar dari tangki ke injektor. Di dalam fuel pump terdapat check valve yaitu mekanisme satu arah mencegah aliran balik.

Pressure regulator.
Dapat mengatur tekanan bakar di dalam sistem aliran bahan bakar, serta dapat mengembalikan bahan bakar dengan membuka katub saat tekanan bahan bakar melebihi tekanan standar yaitu 294kpa (3.0kgf/cm², 43 psi).

Cara mengukur tekanan pompa bahan bakar (fuel pump) dengan menggunakan 
Ini prosedur cara nya:

  • Pastikan kunci kontak dalam posisi OFF
  • Lepaskan konektor bahan bakar
  • Putar kunci kontak ke posisi ON
  • Hidupkan sepeda motor sampai mesin mati
  • Putar kunci kontak ke posisi OFF
  • Lepaskan selang bahan bakar
  • Pasang fuel pressure gauge
  • Pasang kembali konektor pompa bahan bakar
  • Putar kunci kontak ke posisi ON
  • Hidupkan sepeda motor dan liha hasil nya, tekanan standar adalah 294 Kpa

Fuel Feed Hose.
Merupakan selang pemasok atau jalur pengirim bahan bakar pada sepeda motor PGM FI mempunyai lebih banyak lapisan bahkan memiliki 4 layer lapisan dan juga bahan material pun berbeda sedangkan selang untuk kendaraan karburator hanya memiliki 2 layer lapisan, maka akan dapat tahan terhadap tekanan yang lebih besar.

Note : sewaktu kalian akan memasang selang bahan bakar pastikan bahwa telah di tempatkan sesuai dengan aliran dengan benar. Jika selang di pasang dengan lengkungan atau puntiran yang ekstrim dapat menyebabkan masalah pada pemasokan bahan bakar dan kerusakan pada selang.

Injektor.
Injektor akan bekerja sesuai dengan sinyal yang datang dari ECM untuk dapat menyemprotkan bahan bakar ke dalam intake manifold.

Injektor terdiri dari komponen:
  • Filter, selenoid coil, plugger, spring dan needle valve.
  • Diameter port honda: 0.152 mm.
  • Jumlah port: 6 pada supra 125, spacy, revo at, pcx, cb 150. Dan 12 port pada cbr 250
Engine Control Module.
ECM terdapat di sistem yang mana fungsinya dapat menentukan pengaturan waktu dalam penyemprotan bahan bakar. ECM juga dapat Mengirim sinyal listrik menuju ke selenoid coil sehingga pada selenoid terjadi gaya magnit yang dapat menyebabkan plunger dan needle valve tertarik dan akan mengakibatkan lubang lubang nozzle injektor terbuka, sehingga bahan bakar yang bertekanan 294kpa akan di semprotkan atau terinjeksi menuju ruang bakar.

Jika, ECM menghentikan aliran listrik maka gaya kemagnitan pada selenoid akan hilang, dan plunger dan needle valve akan terdorong kembali oleh pegas kemudian menutup kembali lubang nozzle injektor.

Throttle Body.
Throttle body memiliki fungsi sebagai pengatur jumlah udara masuk sewaktu pengendara mengoprasikan throttle valve yang langsung terhubung dengan throttle grip, di throttle body terdapat sensor TP (throttle position) dan idle adjuating screw.
  • Sensor TP berfungsi untuk mendeteksi sudut bukaan throttle valve
  • Idle Adjusting screw berfungsi mengatur jumlah udara masuk pada waktu putaran stasioner.
Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi ini akan sangat bermanfaat untuk kalian nantinya.
Load comments

Comments